Lulusan Program Magister Program Studi Rancang Kota memperoleh pengakuan dan apresiasi, diantaranya adalah keterlibatan dalam suatu asosiasi/ikatan, pengakuan profesi, dan apresiasi dalam tingkat nasional dan wilayah. Pengakuan dan apresiasi tersebut diberikan oleh pemerintah, masyarakat dan DUDIK.
MAGISTER RANCANG KOTA
Program Magister Program Studi Rancang Kota melakukan survei kepuasan pemangku kepentingan, yang terdiri dari:
- Survei kepuasan pengguna lulusan
- Survei kepuasan mahasiswa tiga tahun terakhir
- Survei kepuasan mitra
- Survei kepuasan dosen dan tenaga kependidikan
- Tracer study lulusan 2023/2024 dan 2024/2025
Secara keseluruhan, tingkat kepuasan pemangku kepentingan tergolong baik, dengan rata-rata nilai kepuasan 3,69 dari nilai 4,00 (tingkat kepuasan Tinggi menuju Sangat Tinggi). Hal ini menunjukkan bahwa kinerja program studi MRK dalam memenuhi harapan pemangku kepentingan sudah sangat baik. Meski demikian, peningkatan tetap perlu dilakukan pada aspek beberapa aspek guna menjaga kualitas mutu program studi.
Tindak lanjut dari masukan pemangku kepentingan:
- Meningkatkan fasilitas pendukung pembelajaran
- Meningkatkan fasilitas pendukung pembelajaran dan penelitian kolaborasi dosen dan mahasiswa
- Meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan
- Meneruskan dan mengembangkan kegiatan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan PkM
- Meningkatkan kualitas lulusan melalui penguatan kompetensi akademik dan profesional, kesesuaian dengan kebutuhan dunia kerja, serta peningkatan jejaring dan tracer study
- Meningkat soft skill yang relevan dengan kebutuhan industri


Jumat, 13 Februari 2026, Mahasiswa Studio Rancang Kota Eksplorasi Komprehensif, di bawah bimbingan Prof. Ikaputra dan Prof. Bambang Hari Wibisono, menjadi bagian dari kegiatan FGD Tata Ruang Kawasan Rendah Emisi (KRE) Jeron Beteng yang diinisiasi Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, dimana kasus ini menjadi objek tugas studio.
Kegiatan ini dihadiri beberapa pemangku kepentingan terkait, dan dirancang sebagai forum diskusi strategis untuk memberikan arah penataan kawasan yang selaras dengan prinsip pembangunan rendah karbon, pelestarian nilai budaya kawasan, serta penguatan sistem mobilitas berkelanjutan di Jeron Beteng.


Mahasiswa baru Magister Rancang Kota angkatan 9 telah melaksanakan kegiatan Matrikulasi Persiapan Studio Rancang Kota pada 2 – 6 Februari 2026. Kawasan Pusat Kota Salatiga menjadi Objek pada Studio Rancang Kota Semester Genap 2025/2026 ini.
Kegiatan ini dimaksud untuk memberikan dasar pemahaman lingkup keilmuan rancang kota melalui eksplorasi kawasan urban secara langsung serta menyamakan dan menyiapkan kemampuan dasar mahasiswa dalam menempuh keseluruhan proses perkuliahan.